.: Dee Personal Blog :.

Subtitle

Blog

Dari SOPA-PIPA, MegaUpload sampai dengan Anonymous

Posted on January 22, 2012 at 10:45 AM

Megaupload, salah satu situs berbagi file terbesar telah ditutup oleh aparat di Amerika Serikat (AS). Lantaran dianggap mengandung banyak konten ilegal Megaupload akhirnya ditutup. Hal ini merupakan buah tuntutan dari industri yang merasa dirugikan dengan keberadaan situs berbagi file tersebut. Bahkan pendiri situs tersebut, dituduh telah melanggar hukum mengenai pembajakan. Dilansir dari BBC, Jumat (20/1/2012), Jaksa Federal menuduh bahwa situs tersebut telah merugikan pemegang hak cipta sampai lebih dari USD500 juta. Sebab, situs tersebut sudah menampung jutaan konten ilegal seperti musik, film, dan file lainnya. Dikutip detikINET dari Digital Spy, Jumat (20/1/2012), meski berbasis di Hongkong tapi ternyata Megaupload memiliki sejumlah server yang terletak di Ashburn, Virginia, Amerika Serikat. Inilah yang membuat pemerintah setempat berhasil membungkam situs tersebut. Tapi tampaknya aksi penutupan tersebut, telah membuat kelompok hacker anonymous marah. Sebagai aksi balasan, kelompok tersebut mengincar FBI dan website Departemen Kehakiman AS.


Tak hanya menutup situs Megaupload, pihak berwajib di AS juga berhasil menangkap orang-orang yang bekerja di balik situs tersebut. Termasuk dua pendiri Megaupload yaitu Kim Dotcom atau yang sebelumnya dikenal sebagai Kim Schmitz dan Mathias Ortman telah ditangkap di Auckland, Selandia Baru, bersama dengan dua karyawan lain atas permintaan aparat AS. Sementara itu tiga orang lainnya, masih dalam pencarian. Pada Jum’at 20 Januari 2012 itu, puluhan petugas polisi lengkap dengan kendaraan dan helikopter menyerbu kediaman Schmitz, warga negara Jerman berusia 38 tahun yang tengah bersembunyi di rumah mewahnya. Sadar tengah diserbu, Schmitz kemudian mengaktifkan sejumlah kunci elektronik di sekeliling rumahnya dan menolak untuk memperkenankan polisi memasuki rumah seharga US$23 juta (Rp205 miliar) di kawasan Coatesville, Selandia Baru.

 


Saat polisi menerobos masuk, Schmitz kemudian membarikade dirinya di ruang perlindungan di rumahnya. Polisi kemudian berhasil membongkar pintu ruang pengamanan tersebut. Ternyata, Schmitz sudah berjaga-jaga dengan shotgun di sisinya. Untungnya tidak ada insiden lebih lanjut saat polisi melakukan pelacakan terhadap properti milik Schmitz. Menurut Jeffrey Carr, pakar pengamanan Internet, Schmitz dan keluarganya memilih selandia baru karena negara tersebut ‘tidak terpantau radar’ dan jauh dari perhatian interpol. Meski demikian, negara itu juga memiliki pola hidup yang lebih baik dibandingkan dengan negara-negara Eropa Timur. Kim Dotcom alias Kim Schmitz atau juga dikenal sebagai Kim Tim Jim Vestor memiliki dua kewarganegaraan, Finlandia dan Jerman. Namun saat ini ia berdomisili di Hong Kong dan New Zealand. Pria berusia 37 tahun ini sendiri dilahirkan di Kiel yang terletak di Jerman bagian utara. Dilaporkan, sebelum mendirikan Megaupload, perjalanan karir Dotcom tidak bisa dikatakan mulus. Ia sering gonta-ganti kerjaan, bahkan sempat dikenai hukuman bersyarat karena aksi pembajakan komputer. Dilansir detikINET dari Monstersandcritics, Jumat (20/1/2012), ia juga pernah terlibat kasus penipuan kartu kredit dan insider trading.


Sukses dengan Megaupload, Dotcom pun mulai merasakan kemewahan dalam hidupnya. Selain mengkoleksi mobil mewah, diketahui ia tinggal di dalam mansion yang dikelilingi oleh bodyguard dan halaman yang super luas. Sederet mobil mewah yang menjadi koleksi sang pendiri Megaupload yang kini telah ditangkap tersebut di antaranya mencakup 14 unit Mercedes-Benz, Rolls-Royce dan Lamborghini. Hebatnya lagi, mobil-mobil tersebut memiliki plat nomor yang nyentrik. Seperti dibubuhi nama POLICE, MAFIA, V, STONED, CEO, HACKER, GOOD, EVIL, dan GUILTY. Tak pelak, kekayaan Kim dari koleksi mobilnya itu mencapai USD 6 miliar.

 


Berikut daftar mobil dan kendaraan mewah milik pendiri Megaupload Kim 'Dotcom' Scmitz, seperti dilansir Venture Beat:

 

2010 Maserati GranCabrio, License PlateNo. "M-FB 212" dan "DH-GC 470".
2009 Mercedes-Benz E500 Coupe, LicensePlate No. "FEG690".
2005 Mercedes-Benz CLK DTM, LicensePlate No. "GOOD"
2004 Mercedes-Benz CLK DTM AMG 5.5L Kompressor, License Plate No. "EVIL"
2010 Mercedes-Benz S65 AMG L, LicensePlate No. "CEO"
2008 Rolls-Royce Phantom Drop Head Coupe, License Plate No. "GOD";72.
2010 Mercedes-Benz E63 AMG, LicensePlate No. "STONED";73.
2010 Mini Cooper S Coupe, License PlateNo. "V";74.
2010 Mercedes-Benz ML63 AMG, LicensePlate No. "GUILTY";
2007 Mercedes-Benz CL65 AMG, LicensePlate No. "KIMCOM";
2009 Mercedes-Benz ML63 AMG, LicensePlate No. "MAFIA";
2010 Toyota Vellfire, License Plate Nos."WOW" or "7";
2011 Mercedes-Benz G55 AMG, LicensePlate Nos. "POLICE" or "GDS672";
2011 Toyota Hilux, License PlateNo. "FSN455";
Harley Davidson Motorcycle, LicensePlate No. "36YED";
2010 Mercedes-Benz CL63 AMG, LicensePlate No. "HACKER";
2005 Mercedes-Benz A170, License PlateNo. "FUR252";
2005 Mercedes-Benz ML500, License PlateNo. DFF816;
1957 Cadillac El Dorado
2010 Sea-Doo GTX Jet Ski
1959 Cadillac Series 62 Convertible
Von Dutch Kustom Motor Bike
2006 Mercedes-Benz CLK DTM
2010 Mini Cooper S Coupe, LicensePlate No. "T"
989 Lamborghini LM002, License PlateNo. "FRP358"
2011 Mercedes-Benz ML63.

 

Di satu sisi, Dotcom memang dianggap sebagai pelanggar hak cipta, namun siapa sangka bahwa ia menerima dukungan dari banyak artis rekaman atas apa yang ia kerjakan. Kini, derap langkah Dotcom mengalami ganjalan. Pria dengan selera mobil mahal ini harus menghadapi langkah hukum serta ancaman bui. 


Sebelum ditutup, situs tersebut sempat memposting sebuah pernyataan dan mengatakan tuduhan yang ditujukan itu berlebihan. “Tindakan ini adalah salah satu kasus hak cipta terbesar yang dibawa ke ranah hukum oleh AS, serta langsung mengincar masalah situs distribusi dan gudang penyimpanan konten publik yang disalahgunakan untuk melakukan dan memfasilitasi kejahatan properti intelektual,” ujar sebuah pernyataan yang ditulis di websitenya. Situs tersebut juga mengatakan, “Faktanya sebagain besar trafic internet Mega adalah sah dan kami akan tetap di sini. Jika industri konten ingin mengambil keuntungan dari popularitas kami, maka kami senang untuk melakukan dialog karena memiliki beberapa ide yang baik. Silahkan hubungi kami.”


Usai tumbangnya Megaupload, ternyata ada situs baru yang muncul mengatasnamakan situs tersebut. Tapi awas, jangan sampai tertipu. Memang, dengan dimatikannya situs Megaupload banyak pengguna yang merasa kecewa. Entah itu akun premiumnya yang ludes, konten yang belum selesai diunduh, dan sebagainya. Nah, memanfaatkan kekecewaan ini, banyak pengguna yang langsung percaya jika ada situs lain yang diklaim adalah renkarnasi Megaupload. Misalnya saja situs yang memiliki alamat IP 109.236.83.66. Belum jelas darimana situs ini berasal, namanya pun tidak diketahui dan dituliskan bahwa ia adalah alamat baru Megaupload. Jadi waspadalah, jangan terlena dengan situs yang tampilannya mirip dengan Megaupload. Karena bisa saja itu hanya sebuah jebakan belaka. Seperti dikutip detikINET dari torrentfreak, Jumat (20/1/2012).


Sebenarnya banyak sekali situs yang menawarkan berbagi file seperti Megaupload. Ada, RapidShare.com, 4Shared.com, Ziddu.com, HotFile.com, Indowebster.com, dan lainnya. Seluruh situs di atas menawarkan layanan yang mirip dengan Megaupload, misalnya akses lebih cepat dengan menjadi anggota berbayar. Plus, berbagai bonus menarik lainnya yang siap menanti para pengguna setia. Menurut penelusuran yang dilansir arstechnica dan dikutip detikINET, Jumat (20/1/2012), Megaupload mengendalikan sekitar 525 server yang berada di Virginia, dan 630 di Belanda.

 


Tapi itu belum seberapa, konon masih ada lagi puluhan server lainnya yang disebarkan di berbagai belahan dunia. Sejak didirikan tahun 2005 Megaupload terus membesar, bahkan hingga kini nilainya ditaksir sudah mencapai USD 175 juta. Padahal konten yang disediakan sebagian besar adalah bajakan.Situs file sharing sejatinya masih berjamur di internet. Alhasil, ketika satu dimatikan (Mati satu tumbuh seribu) -- seperti yang dialami Megaupload -- maka masih banyak situs-situs sejenis yang bisa menjadi pilihan alternatif. Berikut 5 di antaranya. 

1.www.mediafire.com Situs ini digandrungi para leecher maupun seeder (Pengunggah file) dikarenakan performa saat proses unggah & unduh sangat mudah & cepat. Bahkan mendukung Direct Link sehingga leecher (Para penguduh file) dapat mengunduh file yang dibutuhkan menggunakan piranti lunak pengatur unggahan seperti : Internet Download Manager.

2.www.4shared.com Situs file sharing ini digandrungi para peminat musik, video ataupun dokumen, pasalnya banyak sekali file-file musik, video ataupun dokumen yang diunggah ke 4shared ini. Tidak seperti situs file sharing yang lain, situs ini memiliki search engine sendiri untuk membantu para pengunduh agar lebih mudah mencari file yang diinginkan, search engine dapat dikunjungi di alamat search.4shared.com 

3.www.indowebster.com Situs file sharing lokal ini digandrungi oleh netter lokal lantaran aksesnya yang cepat baik dari segi pengunggahan sampai dengan pengunduhan. Banyak file mulai dari Anime, Movile/Film, E-Book, Music, Video Software yang diunggah di sini. Tidak diragukan lagi para leecher suka sekali terhadap situs ini, lantaran situs ini mendukung Direct Link sehingga leecher (Para penguduh file) dapat mengunduh file yang dibutuhkan menggunakan piranti lunak pengatur unggahan seperti : Internet Download Manager. Tidak hanya itu, di situs ini juga terdapat mesin pencari yang dapat memudahkan pencarian.

4.www.box.net Perpaduan Cloud Computing dan File Sharing kini telah merambah dikancah dunia maya, box.net adalah salah satu dari sekian banyak situs yang memanjakkan para netter untuk berbagi file tanpa restriksi terhadap tipe file tertentu dan juga situs ini juga mendukung Direct Link sehingga leecher (Para penguduh file) dapat mengunduh file yang dibutuhkan menggunakan piranti lunak pengatur unggahan seperti : Internet Download Manager.

5.www.rapidshare.com Situs ini memungkinkan pengguna untuk mengupload file berukuran besar dan mengirimkan linknya ke teman Anda untuk di download. Yang Anda perlu lakukan tinggal sign up untuk membuat akun. Setelah itu maka Anda bisa mengupload file yang dikehendaki untuk disimpan selama mungkin. Jika ingin menjadi anggota RapidPro, biaya yang dibutuhkan USD 13 per bulan atau USD 130 per tahun. Dengan keanggotaan khusus tersebut, file Anda tidak akan expired, dan file yang tersimpan dan ditransfer akan terenkripsi.


Pasca situs tersebut dibungkam, sejumlah musisi dan selebriti justru mendukung situs berbagi tersebut. Dukungan itu diungkapkan melalui video yang diunggah di YouTube. Tampak selebriti dan musisi besar seperti Will.i.am, Serena Williams, Drake, Kanye West, Snoop Dogg bahkan Kim Kardashian pun ikut mendukung situs berbagi tersebut. Dalam video berdurasi 4 menit 17 detik itu (http://www.youtube.com/watch?v=o0Wvn-9BXVc) para musisi dan selebriti memaparkan manfaat Megaupload bagi kehidupan mereka, yakni berbagi file dengan mudah karena aksesnya yang cepat. Kini, video yang direkam sesaat sebelum Megaupload tumbang itu semakin banyak diputar dan disebarkan para pendukung situs tersebut. 

Bukan hanya para musisi dan selebriti, prihatin dengan ditutupnya akses ke Megaupload, grup peretas Anonymous melancarkan balas dendam dengan menyerang ke sejumlah situs yang dianggap bertanggung jawab. Grup peretas Anonymous mengklaim bertanggung atas tumbangnya berbagai situs pemerintah dan industri. "Pemerintah menutup Megaupload? Beberapa jam kemudian, perlawanan pun dilakukan terhadap tindakan tegas yang dilakukan aparat hukum AS dalam mengatasi masalah pembajakan di internet. Kelompok hacktivist bernama Anonymous pun mengklaim melakukan peretasan (hacking) terhadap situs Kementerian Kehakiman AS.


Senjata favorit yang digunakan Anonymous ini dinamakan serangan "distribute denial of service" (DDoS). Caranya adalah dengan mengirim banjir trafik ke suatu website, yang kemudian mengalami crash akibat gangguan di server-nya. Biasanya, ini tidak melibatkan peretasan terkait keamanan situs. Hasil serangan ini pun kemudian diumumkan dalam sebuah tweet dari akun @AnonOps. "Tango down! http://universalmusic.com & http://www.justice.gov// #Megaupload". Sesuai keterangan di tweet itu, pihak Universal Music juga menjadi target serangan, dan situs itu memang tak bisa dibuka saat VIVAnews mencoba untuk mengakses.

 


Ini merupakan serangan terbesar yang dilakukan Anonymous. Setidaknya ada 5.635 orang menggunakan tool jaringan yang dinamakan "Low Orbit Ion Cannon" atau A LOIC. LOIC merupakan tool yang digunakan untuk mengirim banjir trafik ke target yang dijadikan sasaran. Jika pembaca ingin mencoba tool LOIC ini silahkan diunduh di androidzoom.com/android_applications/tools/loic-for-android_qdmz.html untuk versi Android, di sourceforge.net/projects/loic/ untuk versi Desktop dengan Windows dan di code.google.com/p/pythonloic/downloads/list untuk versi Desktop dengan Linux. Pihak Kementerian Kehakiman AS mengakui memang sempat ada masalah di situsnya. "Tapi kami belum yakin dari mana asal masalah itu," kata juru bicara Kementerian.


Hingga kini dilaporkan ada beberapa situs yang tidak bisa diakses, mereka adalah Department of Justice (DOJ), Recording Industry Association of America (RIAA), Universal Music, The U.S. Copyright Office, Broadcast Music Inc, dan The Motion Picture Association of America. "Megaupload ditutup tanpa SOPA. Sekarang bayangkan, jika aturan tersebut dilegalkan. Internet yang saat ini kita kenal akan segera berakhir," tulis salah satu grup Anonymous, dikutip detikINET dari PCWorld, Jumat (20/1/2012).


Sumber berita :

http://techno.okezone.com/read/2012/01/20/55/560570/dituduh-lakukan-pembajakan-megaupload-ditutup 
http://www.detikinet.com/read/2012/01/20/094451/1820681/398/megaupload-resmi-ditutup 
http://www.detikinet.com/read/2012/01/20/184731/1821530/398/menguak-sosok-pendiri-situs-megaupload 
http://www.detikinet.com/read/2012/01/20/182918/1821512/398/5-situs-alternatif-setelah-kematian-megaupload 
http://www.detikinet.com/read/2012/01/20/153244/1821115/398/kenapa-cuma-megaupload-yang-dimatikan 
http://www.detikinet.com/read/2012/01/20/155656/1821162/398/wuih-pendiri-megaupload-punya-segudang-mobil-mewah 
http://www.detikinet.com/read/2012/01/20/181610/1821455/323/awas-tertipu-megaupload-gadungan 
http://www.detikinet.com/read/2012/01/20/115219/1820859/398/musisi-dan-selebriti-dukung-megaupload 
http://www.detikinet.com/read/2012/01/20/105347/1820785/323/megaupload-ditutup-grup-hacker-lancarkan-serangan 
http://teknologi.vivanews.com/news/read/281629-hacker-beraksi-memprotes-penutupan-megaupload 
http://teknologi.vivanews.com/news/read/282091-penangkapan-bos-megaupload-serupa-film-action 


Categories: IT News

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

You must be a member to comment on this page. Sign In or Register

0 Comments